| 1. 1. Identifikasi Risiko |
| 1. Kategori Risiko | Data & Informasi | Berisiko menimbulkan ketidak akuratan data |
| 2. Dampak Resiko | Reputasi | Berdampak pada risiko merusak citra institusi dan kepercayaan pengguna layanan |
| 3. Area Dampak | Dampak Negatif | Berdampak negatif dapat merusak citra institusi dan kepercayaan pengguna layanan |
| 4. Level Dampak | 4 - Tinggi | Data yanng tidak akurat berisiko pada kesalahan dalam pengambilan keputusan |
| 5. Kemungkinan Terjadi | 2 - Jarang | Kemungkinan terjadi jarang |
| 1. 2. Analisis Risiko |
| 1. Analisis probabilitas kejadian | Identifikasi dilakukan | Kemungkinan terjadi jarang |
| 2. Analisis dampak terhadap layanan | Identifikasi dilakukan | Level dampak tinggi, data yang tidak akurat berisiko merusak citra institusi dan kepercayaan pengguna layanan |
| 3. Penetapan level risiko | Identifikasi dilakukan | Level risiko tinggi karena Data yang tidak akurat berisiko pada kesalahan dalam pengambilan keputusan |
| 4. Prioritas penanganan | Identifikasi dilakukan | Monitoring dan pengecekan data secara rutin |
| 1. 3. Mitigasi Risiko |
| 1. Terdapat rencana mitigasi | Identifikasi dilakukan | Melakukan monitoring dan pengecekan data secara rutin |
| 2. Ada PIC setiap risiko | Identifikasi dilakukan | Terdapat PIC yang menangani setiap risiko |
| 3. Ada target penyelesaian | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | Penyelesaian dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan |
| 4. Monitoring pelaksanaan mitigasi | Identifikasi dilakukan | Asesment dilakukan setiap tahun |
| 1. 4. Monitoring Risiko |
| 1. Review risiko minimal 1 kali per tahun | Identifikasi dilakukan | Asesment dilakukan setiap tahun, belum ditemukan insiden ketidak akuratan data |
| 2. Dashboard monitoring risiko | Belum ada manajemen risiko | Belum ada dashboard untuk monitoring risiko |
| 3. Laporan kepada pimpinan | Identifikasi dilakukan | Laporan riview monitoring risiko dilakukan kepada pimpinan guna dilakukan penanganan lanjutan |