Logo

TalasDashboard

DASHBOARD LAYANAN PEMDI

LAYANAN PERANGKAT DAERAH

ASSESMENT LAYANAN PER ASPEK

ASPEKJUMLAH LAYANAN

REKAP ASSESMENT LAYANAN

# LAYANAN INSTANSI RESIKO PERUBAHAN PENGETAHUAN BCP RELASI API SLA SKM TOTAL
1 DESADIGITAL DISKOMINFO 16 11 0 14 14 6 0 11 72
2 OPENDATA DISKOMINFO 16 11 13 14 14 13 12 11 104
3 ESIGN DISKOMINFO 16 11 8 7 14 0 0 0 56
4 BESTIE DISKOMINFO 16 0 0 14 11 6 0 11 58
5 TALAS BOGOR DISKOMINFO 16 0 0 14 14 6 0 11 61
6 DINDA DISKOMINFO 0 0 0 14 14 0 0 11 39
7 BESTIEDESA DISKOMINFO 16 11 3 0 14 6 0 0 50
8 Bangga Online BAKESBANGPOL 16 11 13 14 14 13 12 11 104
9 Geopark Bogor Halimun Salak BAPPEDALITBANG 16 11 13 14 14 13 12 11 104
10 Klinik Inovasi BAPPEDALITBANG 16 11 13 14 14 13 12 11 104
11 ANTREAN-BAPPENDA BAPPENDA 16 0 0 0 0 0 0 11 27
12 BPHTB BAPPENDA 16 0 0 0 0 3 0 0 19
13 SIMPAD BAPPENDA 16 0 0 0 0 0 0 0 16
14 PBB BAPPENDA 13 0 0 0 0 0 0 0 13
15 SICANTIK BKPSDM 16 0 0 0 0 0 0 11 27
16 SIMPEG BKPSDM 16 11 13 11 14 10 0 11 86
17 JELITA BKPSDM 16 0 0 0 0 0 0 11 27
18 SIMANTAP BKPSDM 16 0 0 0 0 0 0 11 27
19 SIABANG TAMPAN BKPSDM 16 0 0 0 0 0 0 11 27
20 Peta Kaji Cepat Bencana BPBD 16 11 13 14 14 13 12 11 104
21 ATISISBADA BPKAD 15 11 12 14 14 3 0 0 69
22 SPEED YES BPKAD 5 11 13 8 13 0 12 11 73
23 SIPALMA DAPD 0 0 0 0 1 0 0 0 1
24 SIPADU ISTIMEWA DAPD 16 11 8 4 14 0 0 11 64
25 Prolap Wiki DINKES 16 10 10 11 14 13 12 11 97
26 PSC 119 DINKES 12 9 12 14 14 11 11 11 94
27 Form Pengajuan Surat Keterangan Lembaga Terdaftar DISBUD 16 11 13 14 14 13 12 11 104
28 Formulir Isian Potensi Budaya Kecamatan Se-Kabupaten Bogor DISBUD 16 11 13 14 14 13 12 11 104
29 SILOKA DISDUKCAPIL 16 11 13 14 14 13 12 11 104
30 ITS CCTV DISHUB 16 11 13 14 14 13 12 11 104
31 SIDAKUM DISKOPUKM 16 11 13 14 14 13 12 11 104
32 AIDARA DISPORA 16 11 13 14 14 13 12 11 104
33 SIMOJANG DISTANHORBUN 16 11 13 14 14 13 12 11 104
34 Ngupahan DKP 16 11 4 4 14 0 0 11 60
35 SIGADIS DP3AP2KB 16 11 13 14 14 13 12 11 104
36 DTSIGADIS DP3AP2KB 16 11 13 14 14 13 12 11 104
37 SIMANDI DPKP 0 11 0 4 14 6 8 7 50
38 GEMA SUPER APP DPMD 16 11 13 14 14 13 12 11 104
39 OPTIMIS DPMPTSP 16 11 13 14 14 13 12 11 104
40 SKM MPP DPMPTSP 16 0 13 0 0 0 3 0 32
41 BIMATEMAN DPU 16 11 13 14 14 13 12 11 104
42 SIMAK INSPEKTORAT 16 11 13 14 14 13 12 11 104
43 WBS (Whistle Blowing System) INSPEKTORAT 16 11 13 14 14 13 12 11 104
44 MEDIFIRST 2000 RSUD CIBINONG 16 8 13 14 14 13 12 10 100
45 CAGEUR RSUD CIBINONG 16 11 13 14 13 13 12 11 103
46 Website Informasi RSUD CIBINONG 16 11 13 11 14 13 0 10 88
47 SIMRS RSUD CILEUNGSI 16 11 13 14 14 13 12 11 104
48 EMR RSUD CILEUNGSI 16 11 10 10 14 13 9 11 94
49 RSUD ECALYPTUS HEALTHCARE RSUD LEUWILIANG 16 11 12 13 12 13 12 11 100
50 SIPESAT MOBILE APPS SATPOLPP 16 11 13 7 3 3 3 3 59
51 SIDILAN SETDA 13 6 0 0 3 0 0 0 22
52 JDIH SETDA 16 11 13 14 14 10 12 9 99
53 Surat Setda SETDA 5 11 2 14 11 0 12 11 66
54 SPSE INAPROC SETDA 5 11 13 14 14 0 0 0 57
55 JDIH SETWAN SETWAN 16 10 13 14 6 13 3 11 86
56 EKABO DISPAREKRAF 16 11 13 14 10 0 0 11 75

 

DATA ASSESMENT LAYANAN RSUD ECALYPTUS HEALTHCARE

NilaiCatatan/ Keterangan/ Eviden/ Link
1. 1. Identifikasi Risiko
1. Dampak ResikoLayanan OrganisasiGangguan API eksternal menyebabkan proses pelayanan pasien menjadi terhambat, antrean pelayanan bertambah, penerbitan dan pencetakan SEP tertunda, serta dokumen yang memerlukan TTE tidak dapat diselesaikan tepat waktu
2. Area DampakDampak NegatifBerdampak negatif terhadap kelancaran operasional pelayanan, waktu tunggu pasien, ketepatan penyelesaian administrasi, produktivitas petugas, dan kepuasan pasien
3. Level Dampak3 - SedangGangguan memengaruhi beberapa proses pelayanan dan unit kerja serta menyebabkan keterlambatan pelayanan. Namun, pelayanan masih dapat dilanjutkan melalui prosedur sementara/manual dan diproses kembali setelah API eksternal kembali normal.
4. Kemungkinan Terjadi2 - JarangGangguan tidak terjadi secara rutin dan umumnya muncul ketika terdapat pemeliharaan, gangguan jaringan, timeout, atau kendala layanan pada sistem pihak eksternal
5. Kategori RisikoData & InformasiKetergantungan SIMRS terhadap API pihak eksternal
1. 2. Analisis Risiko
1. Penetapan level risikoSudah dianalisisBerdasarkan nilai kemungkinan 2 (Jarang) dan dampak 3 (Sedang), diperoleh skor risiko 6. Risiko dikategorikan sebagai risiko tingkat sedang dan memerlukan pengendalian melalui pemantauan API, pencatatan log kesalahan, prosedur layanan manual, serta koordinasi dengan pihak BPJS dan penyedia TTE.
2. Prioritas penangananSudah dianalisisPenanganan ditetapkan sebagai prioritas sedang. Tindakan yang dilakukan meliputi pemantauan koneksi API, penerapan mekanisme retry, penyediaan prosedur layanan sementara/manual, pelaporan dan eskalasi kepada pihak eksternal, serta pemrosesan ulang data dan dokumen setelah layanan API kembali normal.
3. Analisis probabilitas kejadianSudah dianalisisBerdasarkan riwayat gangguan, kejadian tidak berlangsung rutin sehingga kemungkinan terjadinya dinilai 2 (Jarang). Bukti berupa tangkapan layar kesalahan, log API, dan laporan gangguan
4. Analisis dampak terhadap layananSudah dianalisisTingkat dampak dinilai 3 (Sedang) karena pelayanan masih dapat dilanjutkan menggunakan prosedur sementara/manual
1. 3. Mitigasi Risiko
1. Terdapat rencana mitigasiMitigasi berjalanTelah tersedia rencana mitigasi berupa pemantauan koneksi API BPJS dan layanan TTE, pencatatan log kesalahan, mekanisme retry, serta prosedur pelayanan sementara/manual. Transaksi yang tertunda akan diproses kembali setelah layanan API normal.
2. Ada PIC setiap risikoMitigasi berjalanPIC penanganan risiko adalah Tim TI/SIMRS atau IT Support rumah sakit. PIC bertanggung jawab melakukan pengecekan, mendokumentasikan gangguan, berkoordinasi dengan unit pelayanan, serta melakukan eskalasi kepada BPJS atau penyedia TTE.
3. Ada target penyelesaianMitigasi berjalanGangguan dari pihak eksternal segera dieskalasikan, sedangkan input data pasien, pencetakan SEP, dan dokumen TTE yang tertunda diproses kembali maksimal 1 × 24 jam setelah layanan kembali normal.
4. Monitoring pelaksanaan mitigasiMitigasi berjalanPelaksanaan mitigasi dipantau melalui status koneksi API, log aplikasi, jumlah transaksi gagal, durasi gangguan, tiket laporan, dan dampaknya terhadap pelayanan. Hasil pemantauan didokumentasikan dan dievaluasi sebagai bahan perbaikan sistem serta prosedur penanganan gangguan
1. 4. Monitoring Risiko
1. Review risiko minimal 1 kali per tahunSudah dianalisisRisiko gangguan API BPJS dan layanan TTE ditinjau minimal satu kali dalam setahun serta setiap terjadi gangguan atau perubahan layanan. Peninjauan meliputi frekuensi kejadian, dampak terhadap pelayanan, efektivitas mitigasi, dan kebutuhan perbaikan. Bukti berupa log API, tangkapan layar
2. Dashboard monitoring risikoSudah dianalisisBukti berupa log API
3. Laporan kepada pimpinanBelum ada manajemen risiko