| 1. 1. Identifikasi Risiko |
| 1. Kategori Risiko | Aplikasi | Sistem/Aplikasi mengalami downtime, gangguan performa (lambat/error), bug pada fitur utama, atau kendala integrasi data yang menghambat pengguna dalam mengakses layanan |
| 2. Dampak Resiko | Layanan Organisasi | Gangguan pada aplikasi berdampak langsung pada kelancaran operasional dan kecepatan pemberian layanan publik/internal oleh organisasi kepada pengguna |
| 3. Area Dampak | Dampak Negatif | Menyebabkan penurunan kualitas pelayanan, potensi keluhan pengguna, serta tertundanya proses administrasi pekerjaan |
| 4. Level Dampak | 1 - Sangat Rendah | Gangguan bersifat sementara, tidak menghentikan fungsi utama organisasi secara menyeluruh, dan dapat ditangani dalam waktu sangat singkat tanpa menimbulkan kerugian finansial maupun reputasi yang signifikan. |
| 5. Kemungkinan Terjadi | 1 - Sangat Jarang | Berdasarkan data historis dan sistem pemeliharaan rutin yang berjalan baik, potensi terjadinya insiden ini sangat kecil (frekuensi terjadi kurang dari 1 kali dalam sebulan/setahun). |
| 1. 2. Analisis Risiko |
| 1. Analisis probabilitas kejadian | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | Probabilitas risiko dijaga tetap rendah melalui pemantauan sistemik secara berkala dan pembaruan aplikasi secara berskala (continuous improvement) untuk meminimalisir potensi insiden TIK |
| 2. Analisis dampak terhadap layanan | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | Dampak risiko terhadap kualitas layanan organisasi ditekan agar tetap minim melalui evaluasi performa aplikasi berkala serta penanganan bug/error yang cepat sebelum mempengaruhi porsi besar pengguna |
| 3. Penetapan level risiko | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | https://drive.google.com/drive/folders/1SK4wPiQZKDgpVh8-4m6m4oz7Q9iWv8jD?usp=sharing |
| 4. Prioritas penanganan | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | Prioritas penanganan bersifat non-emergensi/rutin (Low Priority), di mana tindak lanjut dilakukan secara berkesinambungan terintegrasi dalam kegiatan pemeliharaan operasional harian TIK |
| 1. 3. Mitigasi Risiko |
| 1. Terdapat rencana mitigasi | Mitigasi berjalan | |
| 2. Ada PIC setiap risiko | Mitigasi berjalan | |
| 3. Ada target penyelesaian | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | |
| 4. Monitoring pelaksanaan mitigasi | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | |
| 1. 4. Monitoring Risiko |
| 1. Review risiko minimal 1 kali per tahun | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | |
| 2. Dashboard monitoring risiko | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | |
| 3. Laporan kepada pimpinan | Monitoring dan perbaikan berkelanjutan | |